orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru

Mempawah-Pontianak-Kalimantan Barat
 



"Kepribadian Mulia Menjadi Modal Utama dalam Mengumpulkan Kawan Sebanyak-banyaknya"
Belajarlah Mencintai Orang Lain Ketimbang Berusaha Agar Orang Mencintai Kita dengan Menyebut-nyebut Kebaikan Kita.

“Orang harus mendobrak dan mematahkan batas-batas pemikiran untuk menyaksikan kekuatan cinta yang tertinggi, dan untuk mencerap kebesaran Allah Tercinta”

Kesederhanaan adalah akhlaq, Kesederhanaan adalah dekat, Kesederhanaan adalah kebijaksanaan, Kesederhanaan adalah penarik simpati, Kesederhanaan itu menawan, Kesederhanaan itu mempesona, Kesederhanaan itu melahirkan cinta, Kesederhanaan itu menumbuhkan kasih sayang, Kesederhanaan adalah solusi, Kesederhanaan itu menyadarkan, Kesederhanaan adalah kekuatan, Kesederhanaan itu mengagumkan. Ya Rabb, Ajarkanlah hamba kesederhanaan... Kesederhanaan menuju hakikat, Kesederhanaan yang membuahkan persaudaraan, Kesederhanaan yang tulus ikhlas, Kesederhanaan yang tidak mudah koyak, Kesederhanaan yang mengantarkan hamba pada “kesederhanaan” Mu Kesederhanaan yang membuat hamba melaksanakan kewajiban dan meninggalkan larangan dan Kesederhanaan yang Engkau ridhai.........


MUHAMMAD RAHIMI
Taurus Boy
Mempawah, 08 Mei 1983
Motto
“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). ”
Falsafah
"Isy Kariman Au Mut Syahidan"
Visi :
Menjadi Insan Kamil ;
Memberikan Kerelaan Harta dan Jiwa Untuk Kemaslahatan Umat
Misi :
1. Ibadah Sosial
2. Wara` dan Ridho pada Keadaan diri
3. Mencintai Orang Lain
 

=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=

“Allah yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu [manusia], siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, yakni pekerjaannya” [QS Al Muluk : 2].